Tampilkan postingan dengan label Kelinci. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kelinci. Tampilkan semua postingan

Rabu, 02 Mei 2012

Seputar Kelinci




Memelihara Kelinci di Rumah Apakah boleh memelihara kelinci saya di kandang dengan alas kawat/jerugi?
Kelinci tidak dirancang untuk tinggal di alas kawat karena keras untuk kakinya. Jika anda harus memakai kandang dengan alas kawat, anda perlu menyediakan papan atau alas untuk kelinci duduk, kalau tidak dia akan menghabiskan waktunya di kotak toiletnya saja. 
Anda dapat mencari kandang dengan alas plastik yang mana lebih nyaman atau anda dapat menggunakan lantai. Selama kelinci anda memiliki kotak toilet di pojok yang dia pilih, seharusnya tidak banyak kotoran yang berserakan yang perlu dibersihkan.
Berapa ukuran kandang yang paling bagus? Lebih besar lebih bagus! Kandang sebaiknya paling sedikit 4 kali dari ukuran kelinci anda – lebih besar lagi jika kelinci anda dikurung terus. Anda dapat membuat atau membeli kandang dua lantai; yang lantainya dihubungi dengan papan antar lantai – mereka sangat suka ini.
Bolehkan kelinci baru saya berkeliaran 24 jam sehari?
Kelinci yang belum dilatih sebaiknya dimasukan ke kandang  pada waktu anda tidak di rumah untuk mengawasi dan pada saat anda tidur. Kelinci adalah binatang crepuscular yang artinya tidur di siang dan malam hari, aktif di pagi dan sore hari. Pastikan anda lepas di sore hari pada saat anda pulang kerja dan jika bisa di pagi hari sebelum anda pergi kerja.
Apa yang saya bisa lakukan supaya selama kelinci tinggal di kandang lebih mengasyikan?
Kandang sebaiknya dianggap sebagai sarang nya. Tempat khusus di mana kelinci anda merasa aman dan tentram. Buatlah sarangnya menjadi nyaman dan dia akan menikmati di dalam sarangnya meskipun pintu kandangnya terbuka. Beri mainan yang cukup, alas bulu domba, batang kayu di dalamnya dan waktu anda menidurkan kelinci anda beri dia camilan sayur atau buah.
Kapan waktu yang baik untuk melepaskan kelinci berkeliaran di dalam rumah?
Pada waktu kelinci sudah lebih terlatih dan rumah anda telah kebal kelinci (bunny-proof), kelinci anda dapat dilepas berkeliaran bebas di dalam rumah meskipun anda tidak ada di rumah. Lebih banyak ruangan kelinci anda dapatkan, anda akan mendapatkan teman yang lebih menyenangkan.
Meskipun seekor kelinci memiliki banyak ruangan untuk berkeliaraan, ia masih dapat merasa bosan. Kelinci yang bosan seringkali kelinci yang nakal. Jika anda tidak mencoba memberikan hiburan yang banyak, seperti kotak kardus, keranjang, batang, majalah, alas rumput maka dia akan membuat hiburan sendiri di dalam karpet atau dibelakang sofa.
Bolehkah saya melepas kelinci saya di luar?
Awasi selalu kelinci anda pada waktu di luar. Hanya diperlukan beberapa detik saja untuk seekor anjing melompat pagar dan menyerang atau menakuti kelinci anda.
Pastikan rumput tidak baru saja disemprot pestisida atau pupuk. Periksa lubang di pagar dan tanaman yang beracun bagi kelinci. Dalam keadaan apapun, kelinci sebaiknya tidak ditinggal di luar di malam hari. Pemangsanya adalah possum, raccoon, skunk, serigala, ular, anjing, kucing, musang, dan tikus. Jika anda memiliki kandang di luar yang anda pikir sangat aman, kelinci masih dapat mati ketakutan pada waktu pemangsa mencoba masuk dari luar.

Selasa, 01 Mei 2012

Jenis-Jenis Ras Kelinci




Ras kelinci memiliki ukuran, warna dan panjang bulu, pertumbuhan dan pemanfaatan berbeda-beda antara satu dan lainnya.Ada lebih dari 72 jenis yang menyebar dari segala penjuru dunia. Tapi dari sekian banyak ras, saat ini beberapa ras termasuk kelinci ternak yang di kembangkan secara komersial di negara-negara Eropa, Amerika, dan bahkan Bandung (hehehe salah ya, Indonesia maksudnya). Ras-ras kelinci tersebut antara lain sebagai berikut :
1. Angora
Asal usul kelinci ras Angora kurang jelas. Konon, berasal dari kelinci liar yang berkembang secara mutasi dengan spesifik berbulu panjang. Angora pertama kali di temukan dan di bawa oleh pelaut Inggris, kemudian di bawa ke Perancis tahun 1723. Tahun 1777 Angora menyebar ke Jerman . Tahun 1920 meluas ke negara-negara Eropa Timur, Jepang, Kanada, dan Amerika Serikat. Sampai kini Prancis menjadi pusat peternakan kelinci Angora terbesar yang menhasilkan wool. Angora dewasa berbobot 2.7 kg, baik jantan maupun betina. Pertumbuhan bulunya yang sangat cepat yakni 2.5 cm per bulan, membuat kita hatus rajin mencukurnya 6-8 cm tiap tiga bulannya. Karena kalo di biarkan tumbuh, bulunya akan cenderung kusut dan menggumpal, gak cantik lagi deh . 

2. Lyon
Sesungguhnya lyon adalah angora inggris yang tidak jadi kupingnya pendek, wajahnya di penuhi bulu-bulu panjang, mirip seperti lion (singa) tapi yang ini sih gak serem, malah cenderung lucu. Karena masih saudara dekat dengan angora, maka tiap 3 bulan sekali kita harus rajin mencukur bulunya yang cepat tumbuh.

3. American Chinchilla
Kelinci ras ini dibedakan jadi tiga tipe, yaitu standar (bobot dewasa 2.5-3 kg), besar (bobot dewasa 4.5-5 kg), giant (bobot dewasa 6-7 kg). Semua di manfaatkan untuk ternak dwiguna yaitu produksi fur dan daging. Kelinci raksasa alias Giant Chinchilla merupakan hasil persilangan antara Standard Chinchilla dan Flemish Giant.
4. Dutch


Ras dutch (Belanda) sangat terkenal di seluruh dunia sebagai hewan hias piaraan. bobot dewasa jantan dan betina antara 1.5-2,5 kg. Betina bersifat keibuan fertilitasnya tinggi. Setiap kali melahirkan, kelinci menghasilkan anak 7-8 ekor. Warna bulunya khas, melingkar seperti pelana berwarna putih dari punggung terus ke leher sampai kaki depan bagian belakang dan kepala hitam,cokelat atau abu-abu.Moncong dan dahi putih. Kaki depan seluruhnya putih.Kaki belakang hitam atau warna lain dengan ujung kaki putih.Ada pula yang sekaligus memiliki 3 macam warna, sering di sebut Tricolored Dutch.


4. English Spot
Ras ini berwarna putih dengan tutul-tutul hitam. Sepanjang punggung ada garis hitam, dari pangkal telinga memanjang sampai ke ujung ekor. Perut bertutul­tutul hitam seperti puting susu. Telinga hitam, mata dilingkari bulu hitam, sehingga tampak seperti memakai kaca mata. Hidung diliputi bulu hitam berbentuk kupu­kupu.

5. Himalayan

Ras ini sekarang lagi banyak banget di cari, naik daun deh, harganya masih selangit sekarang. Banyak yang meyakini asalnya dari Cina sebab di sana banyak di jumpai kelinci ini. Mula-mula di bawa dari cina ke Eropa sebagai pengisi kebun binatang dan dikenal dengan nama ‘Kelinci hidung hitam dari Cina’. Warna hitam pada kaki mulai timbul pada umur 3-4 minggu, mula-mula pucat lalu menjadi hitam. Himalayan yang disilangkan dengan New Zealand White, anak-anaknya menyerupai Himalayan. Kalau disilangkan dengan kelinci berwarna lain,
6. Flemish Giant
Dari namanya saja kita pasti udah nebak, giant= raksasa. Ukurannya memang termasuk besar banget buat ukuran kelinci pada umumnya. Bahkan katanya pernah ada yang 12 kg. Dahsyat kan….yang pasti buat orang-orang kayak saya, yang seneng gendong-gendong kelinci pasti jadi mikir-mikir buat gendong­gendong si flemish giant ini.

7. Havana
Ras ini bertumbuh pendek, kepalanya kecil dan pendek, tapi lebar. Matanya biasanya bercahaya merah delima, telinganya berdiri tegak dengan dasar telinga lebar.Pantat dan kaki belakangnya bulat, berisi penuh. Warna bulunya hitam,biru, dan coklat.

8. Lop
Nah jenis ini termasuk yang favorit saya, memiiki ciri khas kepala lebar mata hitam dan telinganya koploh atau menggatung jatuh kebawah, lucu deh, ada yang bilang mirip anjing  . Telinganya panjang, lebar, tebal, menggantung dari samping kepala ke bawah tetapi tidak sampai menggeser di tanah. Diantara

9. Nederland Dwarf
Ras kelinci kerdil ini berasal dari Belanda, sering juga di panggil kelinci mini, karena jenis ini merupakan jenis kelinci terkecil didunia. Bobot dewasa nya hanya 0.9 kg.Bentuk tubuhnya pendek, kepalanya agak bulat.

10. New Zealand White
Ras ini merupakan kelinci albino, tak mempunyai bulu yang mengandung pigmen. Bulunya putih mulus, padat, tebal dan agak kasar kalo di raba. Mata merah,asalnya dari New Zealand, makanya dia punya nama New Zealand White.

11. Polish

Ras ini merupakan kelinci kecil, hampir mirip dengan Nederland Dwarf, hanya sedikit lebih besar. Kepala bulat, telinga tegak sekitar 6 cm panjangnya.Matanya merah delima atau biru.

12. Rex
Sebenarnya Rex termasuk kelinci baru. Ras ini mulai di kenal di Amerika Serikat sejak tahun 1980-an, sebagai binatang kontes.Yang paling spesial dari Rex yaitu bulunya yang halussss banget. Apalagi kalo si Rex ini hidup di lingkungan yang bersuhu berkisar 5-15 C,makin rendah suhu lingkungan, makin indah dan bagus mutu bulunya. Ras Rex yang paling terkenal adalah White Rex, yang berbulu putih mulus dan tebal. Kualitas bulunya sangat baik, lembut seperti beludru. Ras ini juga di sebut Ermine Rex.

13. Satin
Ras satin berbulu tebal, badannya panjang, kepala lebar, leher pendek, telinganya yang lebar tampak seimbang dengan badannya. Tulang-tulangnya tampak kuat. Kakinya lurus. Kukunya hitam gelap.











14. Tan
Ras ini termasuk kelinci kelinci kecil, berwarna cokelat kemerah-merahan.Warnyanya jelas, terang, terdapat di bawah dagu sampai ke dada, tengkuk, dan bawah ekor. Bagian perut sampai bagian sebelah dalam kaki depan juga berwarna cokelat kemerah-merahan. Telapak kakinya putih.

Senin, 30 April 2012

Kilinci Sumatera



Kerajaan:
Animalia
Filum:
Chordata
Kelas:
Mammalia
Ordo:
Lagomorpha
Famili:
Leporidae
Genus:
Nesolagus
Spesies:
N. netscheri
Nama binomial
Nesolagus netscheri



Kelinci Sumatra (Nesolagus netscheri), juga dikenal dengan nama Kelinci Sumatra telinga pendek atau Kelinci belang Sumatra, adalah jenis kelinci liar yang hanya dapat ditemukan di hutan tropis di pegunungan Bukit Barisan di pulau Sumatra, Indonesia. Populasi kelinci Sumatra mengalami penurunan yang signifikan yang diakibatkan oleh perambahan hutan yang agresif di pulau Sumatra.[2]
Berukuran sekitar 40 cm panjangnya, kelinci Sumatra memiliki garis-garis kecoklatan, dengan ekor berwarna merah, dan bawah perutnya berwarna putih. Biasanya tinggal di hutan dengan ketinggian 600-1400 meter dari permukaan laut. Kelinci ini merupakan hewan nokturnal, dengan menempati bekas atau liang hewan lain. Makanannya adalah pucuk daun muda dan tanaman yang berukuran pendek, namun kelinci hutan yang ditangkarkan memakan biji-bijian dan buahbuahan.
Pengamatan telah dilaporkan sejak tahun 1972 sebanyak 3 kali, paling baru adalah akhir Januari 2007 ketika kamera jebakan dipasang di Taman Nasional Bukit Barisan Selatan.


Spesies berkaitan
Kelinci ini sebenarnya adalah satu-satunya spesies dari genus Nesolagus sampai Kelinci belang Annamite ditemukan di Pegunungan Annamite di Laos dan Vietnam. Dibawah ini ada beberapa foto kelinci Sumatra/ Sumatera: Gambar-gambar ini diambil dari: id.wikipedia.org (newsimg.bbc.co.uk)

Kelinci Sumatera Kelinci Paling Langka Di Dunia 
Kelinci sumatra atau Nesolagus netscheri tercatat sebagai kelinci paling langka di dunia. Hewan inidinyatakan hampir punah oleh International Union for Conservation of Nature. Sebelumnya, hewan ini pernah dikira punah hingga pada tahun 1990-an berhasil terfoto oleh seseorang.
Kelinci ini terletak pada tempat yang sangat terisolasi, hanya terdapat di hutan-hutan Bukit Barisan, Sumatra. Karena mereka terletak di tempat yang sangat terisolasi, informasi tentang perilaku dan habitatnya sangat minimal. Bahkan, masyarakat setempat tak memiliki bahasa lokal untuk menyebutnya dan ada yang tak menyadari keberadaannya.


Kelinci sumatra terlihat menarik sebab memiliki warna bulu yang bermotif garis. Diperkirakan, warna bulu tersebut dimiliki agar kelinci itu bisa menyesuaikan diri dan bersembunyi di dasar hutan hujan tropis. Secara umum, kelinci ini memiliki bulu yang tebal dan lembut, garis-garis yang berwarna coklat kacang, serta satu garis yang memanjang dari tengkuk hingga ekor. Ciri lainnya adalah memiliki ekor warna merah, berbobot lebih kurang 1,5 kg, panjang sekitar 40 cm dan telinga yang lebih kecil dari kelinci umumnya. Kelinci ini merupakan hewan nocturnal, dengan menempati bekas atau liang hewan lain.
Makananannya adalah pucuk daun muda dan tanaman yang berukuran pendek, namun kelinci hutan yang ditangkarkan memakan biji-bijian dan buahbuahan. Kelinci ini tidak mencari makan seperti hewan lainnya yang berkeliling wilayah tertentu. Mereka memilih untuk hanya berada di daerah sekitar liangnya dan memakan tanaman apa saja yang ada di sana. Tentang reproduksinya, belum ada data yang cukup jelas karena kajian tentang jenis kelinci ini jarang.



Setelah baca-baca ternyata memang Taman Nasional Bukit Barisan Selatan telah menjadi taman nasional pada tahun 1982. Wilayahnya kira-kira 324.000 Ha, itu melingkupi provisi Lampung sampai provinsi Bengkulu. Yang terkenal dilindungi disana sih gajah Sumatera, harimau Sumatera, dan badak Sumatera. Saya tidak menemukan kalau kelinci Sumatera itu termasuk hewan yang diprioritaskan untuk dilindungi.
TAPI setelah saya membaca webnya departemen perhutanan (http://www.dephut.go.id) tentang “PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 7 TAHUN 1999 , TANGGAL 27 JANUARI 1999″ ternyata kelinci Sumatra (Nesolagus netscheri) tercatat di bagian MAMALIA di nomor urut 47 (sesuai abjad) sebagai satwa yang dilindungi.


Kelinci Sumatera Kelinci Paling Langka Di Dunia 
Kelinci sumatra atau Nesolagus netscheri tercatat sebagai kelinci paling langka di dunia. Hewan inidinyatakan hampir punah oleh International Union for Conservation of Nature. Sebelumnya, hewan ini pernah dikira punah hingga pada tahun 1990-an berhasil terfoto oleh seseorang.
Kelinci ini terletak pada tempat yang sangat terisolasi, hanya terdapat di hutan-hutan Bukit Barisan, Sumatra. Karena mereka terletak di tempat yang sangat terisolasi, informasi tentang perilaku dan habitatnya sangat minimal. Bahkan, masyarakat setempat tak memiliki bahasa lokal untuk menyebutnya dan ada yang tak menyadari keberadaannya.
Berdasarkan informasi yang sangat minimal itu, diketahui bahwa kelinci ini aktif pada malam hari. Di siang hari, mereka menghabiskan waktu untuk bersembunyi di dalam liang yang ditinggalkan hewan lain. Sejauh ini, tak ada bukti bahwa mereka menggali lubangnya sendiri.
Berdasarkan informasi yang sangat minimal itu, diketahui bahwa kelinci ini aktif pada malam hari. Di siang hari, mereka menghabiskan waktu untuk bersembunyi di dalam liang yang ditinggalkan hewan lain. Sejauh ini, tak ada bukti bahwa mereka menggali lubangnya sendiri. 

Kelinci sumatra terlihat menarik sebab memiliki warna bulu yang bermotif garis. Diperkirakan, warna bulu tersebut dimiliki agar kelinci itu bisa menyesuaikan diri dan bersembunyi di dasar hutan hujan tropis. Secara umum, kelinci ini memiliki bulu yang tebal dan lembut, garis-garis yang berwarna coklat kacang, serta satu garis yang memanjang dari tengkuk hingga ekor. Ciri lainnya adalah memiliki ekor warna merah, berbobot lebih kurang 1,5 kg, panjang sekitar 40 cm dan telinga yang lebih kecil dari kelinci umumnya. Kelinci ini merupakan hewan nocturnal, dengan menempati bekas atau liang hewan lain.
Makananannya adalah pucuk daun muda dan tanaman yang berukuran pendek, namun kelinci hutan yang ditangkarkan memakan biji-bijian dan buahbuahan. Kelinci ini tidak mencari makan seperti hewan lainnya yang berkeliling wilayah tertentu. Mereka memilih untuk hanya berada di daerah sekitar liangnya dan memakan tanaman apa saja yang ada di sana. Tentang reproduksinya, belum ada data yang cukup jelas karena kajian tentang jenis kelinci ini jarang.