Tampilkan postingan dengan label hamster. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label hamster. Tampilkan semua postingan
Senin, 08 April 2013
Rabu, 03 April 2013
Hamster #5b : Profil Hamster Campbell
Hamster Campbell (Phodopus campbelli) adalah salah satu spesies hamster. Hamster ini ditemukan oleh W.C. Campbell tahun 1902 di Tuva, daerah yang secara geografis dan sejarah terhubung dengan Tiongkok dan Rusia. Hamster ini juga hidup di Asia Tengah, pegunungan Altay, dan provinsi Heilungkiang dan Hebei di Tiongkok timur laut. Habitat aslinya adalah padang rumput, padang pasir dan semi gurun, lebih dapat ditemukan hidup pada tanah dengan substrat lebih kuat daripada roborovski Hamster tidak suka keadaan berair, panas, dan berangin.. Biasanya di alam lebih sering memakan biji-bijian dan serangga. Campble adalah hewan nokturnal. Masa kehamilannya 20-22 hari. Pada tahun pertama meraka sangat produktif untuk berkemmbang biak. Hamster champbell adalah hamster yang galak. Dan perlu di juga anda untuk rutin membersihkan kandangnya agar terhindar dari penyakit.
Dan Berikut ini Ciri-ciri jenis Hamster Chambel berdasarkan warna:
Dominan(normal) : Hamster ini adalah keculi ada beberapa faktor yang dapat jenis asli dari Chambel. yang belum mngubah warna tubuhnya. Dan tercampur dengan perkawinan Hamster Corral hampir sama dengan silang(bisa di katakan murni). Berwarna Black. Tetapi ada perbedaan sedikit Coklat dan memiliki garis hitam di pada hamster Corral yaitu di bagian punggung dan mata hitam.
leher terdapat lingkaran putih, mata hitam, dan daun telinga berwarna abu-abu gelap.
Dominan Champbell
Panda : Memiliki warna putih dan Blackbeer Champbell
bercak-bercak hitam. Di bagian bulu
atas kepala berwarna hitam. Memiliki Albino : warna bulu semua putih. Mata
warna mata hitam. berwarna merah dan
Albino Champbell
Argente Red Eye: Punggung berwarna orange cerah dan garis berwarna coklat. Mata merah dan daun telinga merah muda/pink. Perut berwarna putih.
Argente Red Eye Champbell
Argente black Eye: Bagian belakang tubuhnya berwarna krim dengan strip coklat dan memiliki garis lengkung orange. Bagian perut berwarna putih gading ada lapisan coklat gelap dibawah. Garis punggung berwarna coklat gelap, mata hitam dan memiliki daun telinga merah muda/pink.
Argente Black Eye Champbell
Opal : Bagian bulu belakang berwarna abu-abu asap dengan strip biru, warna perut putih mati dan dibawahnya ada lapisan abu-abu yang lembut. Garis punggung berwarna abu-abu gelap. Mata hitam dan daun telinga juga berwarna sama yaitu abu-abu gelap
Opal Champbell
Lilac Fawn : Warna bulu coklat muda dilapisi dengan biru keabu-abuan. Garis punggung berwarna biru ke abuabuan lembut. Mata hitam dan daun telinga abu-abu.
Lilac Fawn Champbell
Blue Fawn : Warna krim tua dengan warna biru dan lapisan bawah biru keabu-abuan. Mata merah dan daun telinga berwarna merah muda/pink.
Blue Fawn Champbell
Black Eye Lilac : Warna bulu adalah ungu ke abu-abuan lembut dengan mata hitam dan telinga abu-abu.
Black Eye Lilac Champbell
Red Eye Lilac : Warna bulu adalah ungu ke abu-abuan lembut dengan mata merah dan telinga merah muda/pink. Untuk membedakan warna dengan dove, warna dove cenderung lebih gelap dan lilac terang.
Red Eye Lilac Champbell
Blue : Warna biru ke abu-abuan dengan mata hitam dan telinga abu-abu.
Blue Champbell
Hamster Dove : Warna gelap merpati (abu-abu kecoklatan) dengan mata merah dan telinga merah muda/pink. Untuk membedakan warna dengan lilac, warna dove cenderung lebih gelap dan lilac terang
Dove Champbell
Chocolate : Warna coklat gelap dengan mata hitam dan telinga abu-abu.
Cocolate Chambell
Beige : Warna krim muda kekuningan. Garis punggung berwarna coklat. Mata merah dan daun telinga berwarna abu-abu.
Beige Champbell
Blue Beige : Warna krim dengan warna kebiruan dan lapisan bawah berwarna abu-abu. Mata merah dan telinga kulit berwarna abu-abu.
Blue Beige Champbell
Champagne : Warna krim ternag dengan mata merah dan daun telinga merah muda/pink.
Hamster Mottled Campbell : hampir sama dengan panda. Warna dasar putih dengan corak hitam dan abu-abu, terdapat garis dipunggung, keunikannya memiliki bentuk segitiga dikepalanya, lincah, jinak, termasuk mini hamster
Mottled Champbell
Bandit Champbell : warna dominasi hitam dan putih, terdapat warna putih melingkari leher, lincah, jinak, termasuk mini hamster
Bandit Champbell
Hamster #5a : Gen Gen Hamster Campbel
Gen Gen Hamster Campbel atau kode gen: 1. kode 1 gen hamster campbell (hanya memiliki 1 kode gen) dd : opal aa : black pp : argente mata merah Hamster Campbell Blue Fawn memiliki kode gen ddpp, dimana dapat dibuat dengan mengkawinkan hamster campbell opal (dd) dengan argente mata merah (pp). Hamster Blue Campbell memiliki kode gen aadd yang dapat dibuat dengan cara menyilangkan hamster campbell opal (dd) dengan hamster campbell black (aa). Terakhir adalah hamster campbell Lilac yang mempunyai kode gen aaddpp (3 gen).
Status konservasi termasuk Risiko Rendah, Nama binomial Phodopus campbelli
Klasifikasi ilmiah Hamster Campbel
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Mammalia
Ordo: Rodentia
Famili: Cricetidae
Upafamili: Cricetinae
Genus: Phodopus
Spesies: P. campbelli
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Mammalia
Ordo: Rodentia
Famili: Cricetidae
Upafamili: Cricetinae
Genus: Phodopus
Spesies: P. campbelli
Di dalam tubuh setiap hamster, tersimpan kode gen tertentu yang diturunkan dari kedua ortunya. Ada kode gen untuk warna, ada kode gen untuk jenis bulu, ada kode gen utk corak atau pola warna, dan ada kode gen untuk sifat/karakter gen itu (bukan karakter hamsternya). Untuk jenis hamster campbell, awam men…genal atau membedakan variannya berdasarkan warna dan corak. Tapi kebanyakan tidak memahami kode gen di balik warna-warna itu. Makanya jadi membingungkan kalo ada anak hamster yang warnanya menyimpang jauh dari warna kedua orang tuanya. Karena, anak hamster mendapatkan warna bulunya bukan dari penampakan warna dr kedua orang tuanya, tapi dari percampuran pasangan gen warna di dalam tubuh kedua orang tuanya.
Untuk warna-warna campbell, dikenal gen 1 warna, gen 2 warna, gen 3 warna dan gen 4 warna.
Gen 1 warna:
Agouti/Normal (kode gen ++) – mata hitam (ini warna dari alam, nenek
moyangnya hamster) Black (aa) – matanya hitam Argente mata hitam (bb) Albino (cc) – mata merah terang/nyala/pink Opal (dd) – mata hitam Argente mata merah (pp) Catatan: Argente dan opal merupakan hasil mutasi dari agouti secara alami. Sementara Black dan Albino masuk kategori self colors yg bukan mutasi dr agouti.
Gen 2 warna
Chocolate (aabb) – mata hitam
Blue (aadd) – mata hitam
Dove (aapp) – mata merah
Beige (bbpp) – mata merah (belum ada di Indonesia)
Lilac Fawn (bbdd) – mata hitam (belum ada di Indonesia)
Blue Fawn (ddpp) – mata ruby
Blue (aadd) – mata hitam
Dove (aapp) – mata merah
Beige (bbpp) – mata merah (belum ada di Indonesia)
Lilac Fawn (bbdd) – mata hitam (belum ada di Indonesia)
Blue Fawn (ddpp) – mata ruby
Gen 3 warna
Lilac mata ruby (aaddpp)
Lilac mata hitam (aabbdd) (belum ada di Indonesia)
Dark Beige (aabbpp) – mata ruby (belum ada di Indonesia)
Blue Beige (bbddpp) – mata ruby (belum ada di Indonesia)
Lilac mata hitam (aabbdd) (belum ada di Indonesia)
Dark Beige (aabbpp) – mata ruby (belum ada di Indonesia)
Blue Beige (bbddpp) – mata ruby (belum ada di Indonesia)
Gen 4 warna
Champagne (aabbddpp) – mata ruby (belum ada di Indonesia)
Kode gen utk corak/pola bulu, jenis bulu (panjang, pendek, mengkilap), dan lain-lain:
1. Mottled/atau bercorak dgn mata merah atau ruby (kode gen Mi)
2. Mottled/atau bercorak dgn mata hitam (Mo)
3. Platinum (Sisi) – mata item atau merah Satin Opal Platinum (ini seperti pola warna agouti yang di-wash out (belel) kayak celana jeans
4. Satin (sasa) – mata item atau merah Satin LIlac dan Satin Blue Fawn Cat: Coating satin membuat bulu hamster tampak basah/berminyak. Coating satin pada hamster berwarna putih cenderung membuat warnanya jadi kekuningan, atau kelihatan seperti kotor. Semakin tua hamsternya, semburat kuningnya semakin jelas. Satin coat juga cenderung membuat warna hamster yang lebih cerah jadi tampak lebih gelap. Spt lilac satin cenderung lebih gelap dari lilac non satin. Biasanya hamster yang mendapat coating satin, bulunya cenderung lebih panjang dari non satin.
5. Wavy (wawa) – mata item atau merah Cat: Coating wavy ini lebih panjang dari bulu satin atau bulu normal. Sesuai namanya, bulu hamster tampak berombak. Kumisnya pun keriting. Ini terlihat di usia muda. Saat menua, bulu yang berombak tadi rontok, tapi kumis tetep keriting.
6. Rex (rxrx) – mata item atau merah Cat: Coating Rex membuat bulu hamster terasa lebih lembut, lebih pendek, dan keriting/kriwil. Begitu juga kumisnya, gak lurus tp agak keriting.
7. Umbrous (uu) – mata item atau merah (ini adalah gen yang membuat keruh warna asli hamster (seperti habis guling2 di jelaga). Jadi kalo warna aslinya agouti, maka namanya umbrous agouti, dst. ) Satin Umbrouse Agouti
8. dilute (didi)- mata hitam atau merah adalah gen yang membuat luntur/melemah/kusam warna asli hamster (pada tingkat ekstrem bisa menjadi warna putih). Kalo warna aslinya agouti, maka namanya diluted agouti, dst)
9. Black Eye White (Sisi-didi) atau masking gen
10.Red Eye White ((Si-pp-didi) atau maskin gen Catatan:
-Red Eye White berbeda dengan albino. Red Eye White atau REW sebenarnya adalah percampuran gen platinum dgn gen dilute. Hasilnya begitu ekstrem shg tidak tersisa warna lain selain warna putih dan warna matanya (kalau merah berarti REW, hitam berarti BEW). Istilah lainnya adalah masking gen. ibarat jemaah haji di mekkah, semua pake baju putih, tapi di balik baju ihram, warna kulitnya beda-beda… ada arab, afrika, asia, eropa, dst
�.-Campbell dengan kode gen Mo (mottled mata hitam) dan Si (platinum), dikenal memiliki karakter gen yang dominan, sementara yang lain resesif. Artinya, untuk mendapatkan anak hamster yang memiliki corak/pola (tidak polos), cukup salah satu dari ayah atau ibunya yang dominan. Sebaliknya, kedua ortunya membawa karakter gen resesif, anak-anaknya tidak akan mendapat bulu yang bercorak/berpola. Kecuali dia membawa/carier gen bercorak, atau merupakan anakan dari hamster berpola/corak.
�.-Campbell dengan kode gen Mi (mottled dgn mata dark ruby) dan Si dikenal memiliki sifat gen yang lethal. Jika kedua ortunya sama-sama membawa sifat gen lethal, maka sebagian anak-anaknya akan cacat (eyeless, toothless, atau dua2nya), dan gak akan bertahan hidup sampai masa sapih.
Beberapa contoh sederhana:
A. pasangan black (aa) sama Argente mata merah (pp) menghasilkan kemungkinan anak-anak:
1. black (aa)
2. argente mata merah (pp)
3. dove (aapp)
4. Agouti (++) b.
B. Pasangan Platinum Black (kodenya aa-Si) dengan Diluted Argente mata merah (ppdidi) akan menghasilkan kemungkinan2 anak-anak:
1. Platinum Black (aa-Si)
2. Platinum Dove (aapp-Si)
3. black (aa)
4. Argente (pp)
5. Dove (aapp)
6. Diluted Argente mata merah (pp-didi) – sepintas seperti albino (cc) padahal bukan
7. Argente (pp)
8. Red Eye White – sepintas seperti albino padahal bukan
9. Black Eye White
10. Agouti
C. Pasangan putih polos mata merah dengan putih polos mata merah (keduanya tidak jelas anakan dari apa, sehingga blm diketahui bawaan gennya), akan menghasilkan banyak sekali kemungkinan2:
1. keluar warna argente, berarti salah satu dr ortunya membawa gen warna argente, dst.
2. keluar platinum argente, berarti salah satu dr ortunya membawa gen corak/pola
platinum
3. dst
platinum
3. dst
Langganan:
Postingan (Atom)


















