Rabu, 09 Mei 2012

CUPANG : PEMELIHARAAN ANAKAN







Untuk pemeliharaan ikan cupang sebetulnya tidak perlu ribet memakai filter air atau aerator, cukup aquarium atau tempat yang luas serta pakan yang teratur. Yang perlu diperhatikan adalah:
1. Jaga kebersihan air, ganti air 3-4 hari sekali. Buang setengah air aquarium kemudian ganti dengan air baru (penting untuk kesehatan, warna & mental ikan cupang) catatan :  gunakan air yang sudah di diamkan semalaman, jangan menggunakan air langsung dari  kran.

2. Berikan pakan teratur, 2 kali sehari (pagi & sore) -berikan jentik nyamuk atau kutu air, pakan alami lebih bagus dan juga membuat air  tidak cepat kotor.
Tips: gunakan daun ketapang untuk menetralkan ph air. Penggunaan daun ketapang  akan membuat air berwarna kuning.


Untuk pemijahan ikan cupang juga mudah, yg d perlukan cuma:
1. Jantan & betina ukuran 4-5 cm(ciri jantan siap kimpoi suka membuat gelembung
busa, ciri betina siap kimpoi perutnya gede & ada titik putih/telur d ujung perutnya.

2. Media cukup baskom kecil, ato aquarium ukuran standar 15×20 cm

3. Gabungkan ikan cupang jantan & betina, tutupi dengan koran atau taruh di tempat  gelap. Dalam waktu paling lama 3 hari ikan sdh bertelur.


Tips:

1. Segera pisahkan induk betina setelah bertelur karna cenderung memakan anaknya.

2. Biarkan induk jantan merawat anaknya hingga sudah bisa berenang sendiri.

3. Air jgn terlalu tinggi, cukup 10-15cm untuk memudahkan anakkan atau anak ikan
cupang mengambil nafas.

4. Beri makan anakkan infusaria, kutu air saring.

5. Jaga kebersihan air agar anakkan cepat besar.
6. Pindahkan anakkan ke tempat yang lebih luas setelah umur 5 hari. 



 
Ikan Cupang ku Memijah
Ikan cupang ku memijah. Hahaha… Senang banget pas tau ikan cupang atau ikan laga saya memijah. Apa itu memijah ? Memijah artinya berkembang biak atau beranak pinak atau memperbanyak diri. Sudah hampir dua minggu saya dan teman saya si budi tapi bukan budi anduk sibuk mencari indukan ikan cupang yang siap dikawinkan. Ya, kami mencoba untuk belajar beternak ikan cupang atau betta fish. Memang sih kami belum berniat menjadi peternak ikan cupang profesional, tapi cuma mau belajar saja. Sudah dua minggu kami sibuk hunting penjual ikan cupang, selain itu kami juga mencari referensi untuk beternak ikan cupang di internet melalui jasa om google.
Tapi jujur, ternyata belajar lewat om google itu ga gampang. Karena saat kami melakukan pencarian lewat om google dengan keyword “cara beternak ikan cupang“, “beternak ikan cupang“, “mengawinkan ikan cupang”, dan berbagai keyword lainnya tentang ikan cupang. Memang kami menemukan banyak artikel tentang cara untuk mengawinkan ikan cupang. Tapi artikel tersebut tidak sama, antara satu arikel dengan artikel lain berbeda-beda langkah untuk mengawinkan betta fish.
Hingga akhirnya teman saya si budi anduk diberi kartu nama seorang peternak ikan cupang. Mulailah petualangan si bapak cupang ke sarang ikan cupang, hehehe… Sesampainya disana, wuiihhh…. sejauh mata memandang ikan cupang saja yang tampak. Memang ada beberapa ekor hewan lainnya disana, seperti ayam dan ikan koi yang sedang beranak. Tapi ratusan ikan cupang mendominasi tempat tersebut, dari si peternak sendiri kami mengetahui klo ikan cupang milik mereka sudah di ekspor ke negara lain seperti jepang, hongkong dan malaysia.
Dari sana saya mengetahui bahwa ada banyak jenis ikan cupang atau betta fish atau fighter fish ini. Mulai dari half moon, serit atau crown tail, plakat, lavender, giant, dan lain-lain. Disana kami mulai melancarkan pertanyaan seputar cara memijah ikan cupang. Kami pun juga melihat tempat pemijahan ikan cupang dan beberapa ekor ikan cupang yang sedang memijah. Setelah mendapat ilmu dan puas bertanya, kami pun membeli 2 ekor ikan cupang yang siap untuk dikawinkan. Kami pun menerapkan langkah-langkah untuk memijah ikan cupang. Ohya, yang jaga peternakan ikan cupang tersebut berasal dari nias dan salah satunya semarga sama bang augusman zalukhu, mereka ramah lho, apa bang zal juga ramah ya ??? hehehe…
Diantara kami berdua si budi anduk yang paling beruntung, karena ikan cupang si budi sudah memijah dan sudah mulai menetas anaknya. Tapi alhamdulillah tadi pagi ikan cupang saya juga sudah memijah. Sekarang lagi bingung nyari makan untuk calon anak atau burayak ikan cupang saya ini. Karena makannya kutu air, dan nyari kutu air juga susah. Klo di kembang biakan juga susah. Sedikit tips dari saya untuk teman­teman yang mau belajar memijah atau beternak ikan cupang,
.                      •           Untuk induk cari yang berumur 4 bulan atau lebih, atau badannya udah besar
.                      •           Pilih calon induk yang sehat, karena klo ga sehat ya ga bisa dikawinin. 
.                      •           Ciri-ciri jantan yang segat adalah agresif jika ketemu lawan, bulu-bulunya mengembang saat ketemu lawan, gerakannya lincah, hanya memiliki satu warna karena klo warnanya belang hasil anakannya biasanya ga bagus, contoh klo warna merah ya merah aja ga ada warna lain. 
.                      •           Klo yang betina ciri utamanya adalah perutnya buncit, ada titik kecil bewarna putih di bawah perut, dasinya pendek(dasi ini adalah sirip dibawah perut), suka main didasar wadah.
.                      •           Klo ga ketemu indukan seperti ciri-ciri diatas, mungkin bisa tanya penjualnya langsung, dan klo udah dapat saatnya menyiapkan wadah untuk melakukan pemijahan, wadah yang bisa anda gunakan adalah ember dengan ukuran 30 x 15 cm, akuarium kecil, toples, dll. Tapi saya lebih menyarankan menggunakan akuarium kecil yang berukuran 25 x 20 x 15(panjang x tinggi x lebar). 
.                      •           Setelah itu isi wadah dengan air setinggi 10 atau 15 cm, gunanya agar nantinya setelah telur menjadi burayak tidak sulit bernapas. Bisa pake air PAM, air tanah, dan air galon. Kasih di permukaan air tumbuhan untuk tempat jantan membuat gelembung, saya menggunakan plastik bening supaya kelihatan telurnya(info dari peternak cupang)
.                      •           Induk sudah siap, wadah sudah ok. Saatnya melakukan pemijahan. Pertama masukan jantan kedalam wadah yang sudah berisi air, masukan betina kedalam wadah lain, bisa menggunakan wadah yang lebih kecil dari wadah pemijahan tapi harus transparan, letakan bersebelahan dengan wadah pemijahan. Gunanya agar si jantan bisa PDKT ama betina, dan biar si betina ga babak belur dihajar sama si jantan saat di satukan atau kawinkan, pengalaman klo ga digituin sibetina bisa mampus seperti yang di alami betina si budi anduk. Si jantan bisa didiamkan selama 1 jam, 12 jam atau sehari tergantung keagresifan si jantan terhadap sibetina. 
.                      •           Klo dalam 1 jam si jantan sudah tidak agresif lagi(seperti punya saya) baru masukan si betina ke wadah pemijahan, setelah itu tutup wadah. Gunanya supaya kedua induk ini ga malu, karena mereka malu juga lho klo lagi kawin di intip. Setelah beberapa jam, si cupang jantan akan membuat gelembung kecil sebagai tempat meletakan telurnya. Ikan cupang biasanya kawin pada siang hari dan sore hari, klo ikan cupang saya kawinnya jam 11 siang tadi.
.          •        Saat ikan cupang kawin, mereka akan membengkokan diri satu sama lain. Setelah itu sibetina akan mengeluarkan telur dan mengapung seperti mati, si jantan kemudian memungut telur dan memasukannya ke gelembung yang sudah dia buat, bagian ini sangat asyik ngeliatnya karena hampir setengah jam saya jingkrak­jingkrak liat ikan cupang saya memijah, hahaha…. Setelah semua telur terkumpul, biasanya si jantan akan mengusir si betina dari kumpulan telur. Disini, anda harus memisahkan betina dari wadah pemijahan karena pada saat ini sampai telur menetas tugas ikan cupang jantan lah yang menjaga telur-telur tersebut. Setelah itu tunggu selama kurang lebih 2 hari hingga telur tersebut menetas. 
Itu sedikit tips dari saya untuk memijah ikan cupang, ohya pada hari ke-4 burayak harus diberi kutu air atau daphnia sebagai makanannya, karena cadangan makanan burayak hanya cukup untuk 3 sampai 4 hari saja. Selamat mencoba.


 
Ikan Cupangku dan Anaknya
Ternyata beternak cupang itu ga gampang. Banyak yang harus dipelajari sebelum beternak ikan cupang. Saat memijahkan atau mengawinkan cupang kemarin terdapat beberapa kesalahan sehingga induk jantan ikan cupang saya dan burayak atau anaknya pada koit alias mati alias mampus semua. Klo saya liat mungkin kira-kira ada 200-250-an burayak yang seharusnya menjadi ikan cupang hias atau splendens. Oiya, antara cupang hias dan cupang adu itu beda lho, klo nama latin ikan cupang adu itu Betta atau Betta imbillis sedangkan cupang hias itu splendens.
Kesalahan saya dalam beternak ikan cupang perdana kemarin yaitu menggunakan air mineral atau air galon. Setelah bertanya pada peternak cupang, ternyata air galon atau air mineral tidak baik untuk beternak ikan cupang. Hal tersebut dikarenakan pembuatan air mineral melalui proses kimia dan kadar oksigen yang terdapat pada air mineral sangat rendah sehingga menyulitkan burayak untuk bernafas dan mengambil oksigen. Karena kesalahan fatal itulah yang menyebabkan saya jadi sangat sedih dan sedikit terpukul(lebay….) Walaupun sempat terhibur karena tadi pas saya nonton gosip di infotainment katanya ada video porno atau video mesumnya nafa urbach sama zack lee yang beredar di internet. Saya jadi penasaran dan sempat hunting di google tapi belum ada yang posting. Jadinya saya sedih lagi deh
Padahal saya sudah sangat senang dan bahkan sangat girang karena sudah berhasil mengawinkan atau memijahkan ikan cupang dan menghasilkan burayak, tapi apa daya karena keteledoran dan kekurangtahuan saya proses pembesaran anak tidak terjadi. Setelah tanya-tanya ada sedikit masukan dari penjual cupang kepada saya, dan mungkin berguna bagi teman-teman yang mau beternak ikan cupang hias. Masukan tersebut yaitu, pastikan indukan jantan yang ingin dipijahkan sehat, karena klo ga sehat kemungkinan si jantan akan mati saat menjaga burayaknya seperti yang saya alami. Ciri cupang jantan yang sehat antara lain:
.                      •           saat dipertemukan dengan cupang lain fins atau sirip-siripnya mengembang semua, klo ga kembang berarti dia sakit. Suka bermenung dan ga mau makan, klo ini sama kaya manusia yang lagi sakit, lebih suka berdiam diri dan beristirahat. Klo ikan cupang beda, klo dalam keadaan seperti ini harus si cupang harus segera diobati karena klo tidak segera di obati si cupang akan mati.
.                      •           Untuk memijah pake air alami atau air tanah, jangan pake air mineral seperti saya karena bisa membahayakan bagi burayaknya. 
.                      •           Klo jantan yang sudah dalam usia siap kawin tapi belum mau kawin, bisa disiasati yaitu dengan menaikan nafsu birahi si jantan untuk kawin. Hal tersebut dapat dilakukan dengan cara meletakan betina disekitar wadah pemijahan tapi jangan di campur, karena klo dicampur pas sijantan belum siap kawin bisa-bisa si betina mampus di hajar si jantan.

TApi sayangnya anak-anak ikan cupangku mati semua gara-gara ku tetaskan di bak mandi anakku unmur setahun............................


Tidak ada komentar:

Posting Komentar