Rabu, 02 Mei 2012

Hal Terpenting Awal Memelihara Kelinci Hias



Kelinci merupakan mahluk hidup, adalah kewajiban kita untuk memelihara dan merawatnya dengan penuh kasih sayang. Sangat berdosa bagi kita jika memeliharanya dengan asal2an yang malah akan membuat kelinci peliharaan menjadi sakit bahkan mati.
Sengaja pada awal tulisan ini, dimulai dengan hal-hal pokok apa saja yang harus dimiliki / dipersiapkan saat akan memutuskan untuk memelihara kelinci hias. Ada 4 hal yang harus diperhatikan yaitu Kandang, Makanan, Obat-obatan dan bibit kelinci hias. Jika keempat hal penting ini sudah bisa anda siapkan, berikutnya tinggal memonitor sambil menikmati keindahan alami mahluk tuhan yg paling sexy…. uppsss maksudnya yg bernama kelinci.

1. Kandang
Pasti anda akan bertanya, mau memelihara kelinci lha koq malah kandang yg jadi prioritas pertama ? Memang benar kelinci yang akan dipelihara, karena kelinci adalah hewan yang sangat sensitif dimana kebersihan menjadi tolok ukur utama, maka kebutuhan kandang dengan sanitasi yang baik menjadi kebutuhan utama.
Buat apa kita punya kelinci hias tapi ditempatkan pada kandang yang asal saja dan kebersihan yg tidak dierhatikan, malah nantinya akan menjadi salah satu faktor utama sumber penyakit yang akan membawa efek negatif bagi kesehatan kelinci hias yang sangat rentan terhadap penyakit. Anda bisa menempatkan kelinci hias dalam kandang yg berbagai bentuknya namun syarat utama kandang harus bersih, kalau bisa dibersihkan tiap hari dan disarankan untuk menyemprot dengan desinfektan agar bibit penyakit tidak menyebar luas.
Kemudian kandang juga berfungsi sebagai tempat untuk melindungi kelinci hias dari gangguan luar, seperti cuaca, hewan pemangsa dan jg pencurian. Untuk ukuran kandang sendiri dapat menggunakan ukuran yang umum digunakan oleh para peternak yaitu 90 (p) x 60 (l) x 60 (t) dan jika akan meletakan sarang didalam kandang dpat menggunakan ukuran 40 (p) x 30 (l) x 30 (t). Kandang yg baik dapat dibuat dari bambu atau jika memiliki uang lebih, maka pilihan pada besi adalah suatu hal yang tepat krn dapat digunakan dalam jangka panjang. etail mengenai kandang akan dijelaskan lebih lanjut pada kesempatan berikutnya…. sabar ya….

2. Makanan
Tidak bisa dipungkiri bahwa pemberian makanan yang tidak tepat menjadi pemicu terjadinya sakit pada pencernaan kelinci. Seperti kita ketahui, kelinci termasuk jenis ternak pseudo-ruminant, yaitu herbivora yang tidak dapat mencerna serat-serat secara baik. Ia memferrmentasi pakan di usus belakangnya. Fermentasi hanya terjadi di caecum (bagian pertama usus besar) , yang kurang lebih merupakan 50% dari seluruh kapasitas saluran perncernaannya. Sebagai hewan peliharaan, maka kebutuhan makanan kelinci sangat tergantung dari asupan yang diberikan oleh pemiliknya. Jenis, jumlah, dan mutu pakan yang diberikan sangat menentukan pertumbuhan, kesehatan, dan perkembangbiakannya. Tentulah harus diperhatikan komposisi pakan yang sesuai untuk menghindari sakit pada kelinci hias.
Pakan hijauan yang seimbang terdiri dari hijauan, hay (rumput kering), biji-bijian, atau konsentrat. Sebagaimana telah dijelaskan diatas bahwa proses pencernaan kelinci yg tidak begitu sempurna, maka HARUS hati2 dalam memberikan pakan hijauan. Harus diperhatikan bahwa pemberian hijauan sudah dilayukan dahulu untuk mengurangi kadar airnya. Untuk kelinci hias lazimnya sudah banyak diberikan pakan pelet yang dapat dibuat dari bekatul, bungkil kelapa, bungkil kacang tanah, ampas tahu, ampas tapioka, atau gaplek dengan kandungan yang tepat sudah mencukupi kebtuhan gizi kelinci hias. Untuk lengkapnya mengenai hal ini nanti ada bahasan tersendiri…. sabar lagi ya…. 

3. Obat-obatan
Sama seperti jg manusia yang suatu saat dapat menurun kondisi fisiknya, tentu saja tidak selamanya kondisi fisik kelinci dalam keadaan sehat selalu, walaupun sudah dijaga berbagai aspek untuk menghindari kelinci sakit. Diantara semua penyakit yang menimpa kelinci cukuplah ada 2 jenis penyakit yang sering menimpa kelinci yaitu Scabies dan Diare / mencret. Jika sampai kelinci terkena penyakit, usahakan pisahkan kelinci sakit tersebut agar tidak menulari kuman penyakit terhadap kelinci lainnya.
Scabies yang sudah parah apalagi jika sudah mencapai muka kelinci akan sangat merusak kondisi fisiknya yang dapat mengakibatkan kematian. Untuk itu diagnosa yang tepat dan pemilihan obat yang benar akan mempercepat kesembuhannya. Salah satu penyembuhannya adalah dengan menyuntikan obat kedalam tubuh bawah jaringan kulit kelinci. Biasanya tidak lebih seminggu maka dapat dilihat progress kesembuhannya. Jangan lupa kebersihan kandang tetap menjadi prioritas utama.
Satu lagi yang menakutkan bagi peternak / Penghobi yaitu diare atau mencret. Jika sudah dalam tahap yang mengkhawatirkan maka dalam hitungan jam dapat mengakibatkan kematian kelinci. Hampir sama seperti treatment untuk scabies, terhadap diare ini yang dapat kita lakukan adalah selalu menjaga kebersihan kandang dan sangat perlu untuk menggunakan desinfektan untuk membunuh kuman di kandang kemudian berikan obat yang dimasukan kedalam mulut kelinci. Untuk kasus tertentu gunakan antibiotik yang dapat mempercepat penyembuhannya. Sekali lagi, penjelasan lengkap di bab berikutnya…. yang sabar ya….. 



4 Bibit Kelinci Hias
Nah masuk dech ke point utamanya, pemilihan bibit kelinci hias. Setiap orang memiliki keinginan dan ketertarikan yang berbeda-beda dalam memelihara kelinci hias. Sebagian akan memilih kelinci hias berbulu panjang spt Anggora, Fuzzy Lop (dengan kuping turun seperti kambing), Lion dll yang nan cantik menawan namun harus telaten dalam merawatnya karena bulu panjang harus disisir tiap hari untuk mencegah agar bulu kelinci hias tidak kusut / gimbal (kayak rambut alm mbah surip… i love you full mbah).
Nah sebagian hobbies memilih sebaliknya, kelinci hias bulu pendek spt Rex, Netherland Dwarf (ND), Holland Lop, Himalayan, Polish, Tan, Hotot, dll ataupun yang masuk kategori kelinci pedaging namun naik kelas menjadi kelinci hias dan saat ini sudah banyak dilombakan yaitu Flemish Giant yang bisa mencapai 12 kg lebih per ekor menarik untuk dikoleksi karena karakternya yang bersahabat dan perawatannya yang mudah.
Dalam pemilihan bibit kelinci hias yang baik biasanya dapat kita temui di peternak yang memiliki catatan pada setiap kelincinya, seperti tanggal lahir, tanggal kawinnya, tanggal melahirkan, pasangan induknya dll. Sehingga menjadi jelas asal usulnya dan bisa mengetahui kemurnian dari kelinci hias tersebut. Jika kita berjalan-jalan ke pusat penjualan kelinci yang tersebar di Jakarta, Bandung, Magelang, Malang dll banyak kita jumpai kelinci hias yang dijual tanpa kita mengetahui asal usulnya. Banyak bertanya, cari informasi sebanyak mungkin agar kita tidak tertipu dalam mendapatkan kelinci yang bagus.
Berdasarkan ARBA (American Rabbit Breeders Association), saat ini terdapat 47 jenis kelinci. Dan yang terkecil yaitu kelinci Neherland Dwarf dengan beratnya antara 600 gr ~ 1100 gr, kelinci ND ini sedang booming di indonesia, banyak perlombaan yang diadakan dan harganya tentu saja masih mahal, apalagi untuk kelinci kelas kontes. Lima jenis kelinci hias yang menjadi favorit di Indonesia dan biasanya selalu menjadi ajang lomba yaitu Rex, Anggora, Fuzzy Lop, Netherland Dwarf dan Flemish Giant. Nantikan tulisan berikutnya yang akan mengupas satu persatu dari ke 47 jenis kelinci yang diakui ARBA termasuk bagaimana sebenarnya standar kesempurnaan dari masing-masing jenis tersebut..
Pilihan Kelinci Yang Baik
A.      Pastikan beli di tempat jual kelinci minimal banget umur 2–3 bulan. wajib tuh hukumnya.karena pedagang biasanya jual kelinci belum selesai sapih. Biasa lah kejar setoran urusan perut.terutama di pasar tuh. jangan malu dan ragu tanya umurnya. penjual kelinci yg baik biasanya akan mencatat tanggal kelahiran mereka.
B.      Kelinci umur 1 -3 bulan masih sangat rawan suddendeath, karena pencernaannya belum sempurna/belum begitu kuat. Masih rentan pergantian menu pakan, kualitas pakan dan daya tahan tubuh belum sempurna. Ditambah lagi sering dipegang2 di bagian perutnya. Sewaktu membeli, jangan asal memilih kelinci murah. Kualitas itu penting, tapi kalau dapat kualitas bagus kelinci murah lebih baik lagi.
C.      Cuaca sangat-sangat dan very mempengaruhi kondisi kesehatan dan bulu serta pertumbuhan kelinci. tapi bukan berarti kita tidak bisa pelihara kelinci di cuaca panas. pinter-pinter kita aja menyiasati suhu kandang. untuk kelinci memang jauh lebih nyaman dalam suhu yang sejuk ketimbang panas.
D.      Jangan lupa sediakan air minum. Kalau anda sering liat dipeternakan tidak di kasih minum itu Wrong! mereka butuh air juga, namanya juga mahluk hidup mana ada sih yang tidak butuh air. bagus juga untuk pencernaannya. jauh lebih bagus minumnya air matang agar terhindar dari bakteri yg masih terdapat, terutama jauhi air PAM yang masih banyak mengandung kaporit. Sebenarnya kita juga bisa bertanya di tempat jual kelinci mengenai peternakan kelinci.
E.      Wajib kandang bersih plus jangan sampai terlalu lembab.
F.       Kalau mau di ternakkan lebih aman beli di tempat jual kelinci umur 4 - 6 bulan. More stronger dan lebih ekonomis.
G.      Jangan berikan sayuran atau makanan langsung dari Kulkas, JANGAN..! Danger banget tuh. Lambungnya bisa kaget trus kejang.
Kelinci Hias dan Perawatannya temen temen aku kan udah lama banget nih melihara kelinci.. nah aku mau bagi2 tips nih.. 1.kelinci WAJIB diberi makan setiap hari.. soalnya kalo nggak kelaperan..paling2
2-3 kali sehari anda dapat melihatnya di Jual Kelinci & Kelinci Murah 2.kandng kelinci jangan terlalu kecil dan harus tetap kering.karena kalo basah kelinci mudah sakit. Cthny lihat di Jual Kelinci & Kelinci Murah.
3.makanan kelinci ku sih biasanya di kasih sayur2 segar aja.. kaya wortel,kangkung,sawi,bayem,dll. Tapi, hati2 ya kalo ngasih kangkung..soalnya tergantung kelincinya lemah atau kuat..kalo lemah pasti diare kalo kuat yaaa kasih ajaaa..oh iya kalau di kasih pelet juga boleh tapi,jangan selamanya juga yaaa nanti kelinci bosen, jenis kelinci bisa anda lihat di Jual Kelinci Murah & Tempat Jual Kelinci..
4. Kelinci boleh2 aja di pegang. tapi jangan sampai menyakiti organ tubuhnya
yaaa..nanti kalau dia sakit repot deh..
5.agar Kelinci akrab sering2 ya di helus2.. biar dia ngerasa nyaman
6.kalau kandang kamu dari kawat berhati2lah. soalnya kadang2 kaki kelinci jatuh
dan masuk ke lubang. jadi kasih aja alas kaya koran atau karton tebal, coba deh anda lihat di Jual Kelinci Murah & Tempat Jual Kelinci.
7. kasih minum. heii kelinci juga makhluk hidup . so, kasih minum yaaa. selamat memelihara kelinci

Tidak ada komentar:

Posting Komentar